Perkembangan Bangsa dan Bahasa Indonesia
Pada dasarnya bahasa indonesia berasal dari bahasa
melayu. Bahasa indonesia diawali sejak diangkatnya “Sumpah Pemuda”, 28 Oktober
1928 untuk menghindari kesan=kesan “Imperialisme Bahasa” apabila bahasa melayu
tetap digunakan.
SUMPAH PEMUDA
-
Kami putra-putri indonesia mengaku
bertumpah darah satu tanah air indonesia
-
Kami putra-putri indonesia mengaku
berbangsa satu bangsa indonesia
-
Kami putra putri indonesia mengaku
berbangsa satu bahasa indonesia
Pada tanggal 28 Oktober 1928 secara resmi Muhammad
Yamin menyusulkan agar bahasa melayu menjadi bahasa indonesia persatuan
indonesia
Tahun 1936 Sutan Takdir Alisyahbana menyusun tata bahasa baru bahasa indonesia.
Tanggal 16 Agustus 1972 H.M. Soeharto, presiden RI meresmikan penggunaaan ejaan bahasa indonesia yang disempurnakan (EYD) melalui pidato keanegaraan dihadapan sidang DPR yang dikuatkan pula dengan keputusan, presiden No-57 tahun 1972.
25-28 Juni 1938 Kongres Bahasa Indonesia I
28-2 November II di Medan di Solo
28-2 November III di Jakarta
Tahun 1936 Sutan Takdir Alisyahbana menyusun tata bahasa baru bahasa indonesia.
Tanggal 16 Agustus 1972 H.M. Soeharto, presiden RI meresmikan penggunaaan ejaan bahasa indonesia yang disempurnakan (EYD) melalui pidato keanegaraan dihadapan sidang DPR yang dikuatkan pula dengan keputusan, presiden No-57 tahun 1972.
25-28 Juni 1938 Kongres Bahasa Indonesia I
28-2 November II di Medan di Solo
28-2 November III di Jakarta
Alasan Bahasa
-
Lingua-franca
-
Struktur sederhana
-
Suka Rela
-
Fleksibel > menerima pengaruh dari
bahasa lain, bahasa asing dan daerah.
Gajah mada bersumpah “Sumpah Palapa”
-
Plakonial : zaman kerajaan Hindu, Budha,
Islam
-
Kolonial : 1908 Ejaan Van Ophysen
1908 Budi Utomo
1918 Koran
1908 Budi Utomo
1918 Koran
1917 Balai Pustaka (Taman
Bacaan)
1933 Pujangga Baru
1938 Kongres I B.Indonesia
-
Orla (Orde Lama) : 17 Agustus 1947 Ejaan
Suwandi
1954 Kongres II di Medan
1954 Kongres II di Medan
-
Orba (Orde Baru) : 16 Agustus 1972 EYD
1978 Kongres III KBBI
1978 Kongres III KBBI
-
Reformasi : 1998 KKN Koalisi
Kedudukan Bahasa Indonesia
1. Bahasa
Nasional
2. Bahasa
Negara
Ciri Umum Bahasa Indonesia :
1. Berpola
S-V-O
2. Bertipeaglutinasi
(Aplikasi/Imbuhan)
3. Tidak
mengenal perubahan bentuk kata untuk menyatakan jender
4. Tidak
mengenal perubahan bentuk kata umum menyatakan banyak
5. Tidak
mengenal perubahan bentuk kata umum menyatakan bentuk waktu
6. Berstruktur
D-M
Kriteria Bahasa yang benar harus berkaidah bahasa :
1. Tata
Bunyi (Fonologi)
2. Tata
Bahasa (Terminologi)
3. Kosa
Kata (Termasuk Istilah)
4. Ejaan
5. Kata
(Morfologi)
6. Kalimat
(Sintaksis)
7. Maka
(Semantik)
Ciri-ciri Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar :
1. Efisien
2. Jelas
3. Mudah
dipahami
4. Berkaidah
5. Jelas
6. Bertanda
baca
7. Baku
8. Bertautan
9. Kontekstual
10. Sopan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar